Rabu, 09 Mei 2012

kayuh sepedamu..!

ku kayuh sepeda tua itu. kelak dia akan membawaku pada sebuah akhir, yaitu kamu.~anas
Pernah mengendarai sepeda, mengayuh sekuat tenaga agar bisa berjalan secara seimbang  ? bagaimana berusaha mempertahankan keseimbangan agar tidak jatuh dan melukai diri sendiri. berusaha bisa mengendarai kendaraan beroda dua itu agar setidaknya dapat diterima bermain dengan anak-anak lain yang mungkin telah mahir mengayuh sepeda. 
Sewaktu kecil dulu, aku ingat bagaimana aku yang merengek dibelikan sepeda roda 4. aku ingin seperti anak-anak yang ada disekitar rumahku. mengayuh cepat mengejar angin. sepertinya seru batinku berucap. bagaimana tidak hal itu terlihat keren bagiku. hal itu memang sangat keren. coba ingat bagaimana perasaan mu sewaktu angin meniup wajahmu ketika kau mengayuh cepat sepedamu, keren bukan ? rambut bekibar mengikuti arah angin. seakan mampu terbang, dibawah langit biru roda itu melaju. semua sangat menyenangkan. dan aku melihat kegembiraan pada anak-anak itu, sewaktu mengayuh sepeda mereka. dan mereka berhasil membuatku cukup merasa iri sewaktu kecil. dan untungnya rengekanku berhasil membawakan sebuah sepeda berkeranjang berwarna pink dengan 4 rodanya, kehadapanku.
Sepeda pertama yang kumiliki. aku masih ingat bagaimana perasaan ku pada saat menaiki sepeda itu. rasanya seperti ummm.... menyenangkan. tapi sepeda itu tak bisa secepat yang kuinginkan. roda bantuan itu menghalangiku. aku tak bisa sekencang apa yang kubayangkan. tapi mau apa lagi, aku terlalu takut melepas roda bantunya. aku hanya ingin tidak terluka ..
aku adalah salah satu anak yang cukup pembosan. ketika hal itu tidak lagi menjadi menyenangkan bagiku, maka akan aku tinggal. semangat bersepedaku pun hilang seiring lanjutnya usiaku. semakin dewasa aku justru semakin takut untuk jatuh. rasa takutku jauh lebih besar terhadap rasa keinginanku untuk melaju dengan roda dua saja. hingga ketika aku duduk dikelas 5 SD , rasa penasaran itu muncul kembali. aku anak yang tak boleh ditantang. aku selalu merasa tak ingin berada dibawah dari teman-temanku. trend bersepada muncul pada saat itu. dan kondisi itu membuatku merasa aku memang harus berani.

ketika anak-anak lain dituntun oleh ayah mereka untuk naik sepeda, aku justru berusaha sendiri. hanya bermodalkan teras depan rumah yang kecil, aku belajar. berputar-putar sambil tetap menjaga agar tidak jatuh. tapi aku butuh jalan yang luas dan panjang. teras rumah terlalu sempit dan itu tidak menyenangkan. fyi, rumahku berada di pinggir jalan dimana mobil lalu-lalang. dan untuk seusiaku pada saat itu, mengendarai sepeda tanpa adanya pengawasan orang tua, sangat beresiko. dengan keyakinan penuh, aku kayuh sepedaku sekencang-kencangnya. dan Yippppieeee !!! i did it !!!!
rasanya sangat luar biasa, rasanya tak terbayarkan. bagaimana aku berjuang sendiri mengatasi rasa takut tanpa ada yang menjaga, dan akhirnya aku melaju. melaju dengan bebas, sekencang yang ku mau.

***
ingat bagaimana kayuhan pertamamu dulu ??
bagaimana rasanya mampu mengayuh tanpa ada lagi yang menjaga dari belakang ?
mengaggumkan bukan ?? :D

***

setelah aku dewasa, zaman udah beralih. dari sepeda menjadi sepeda motor. namanya sama-sama sepeda sih, tapi jelasssss hal itu berbeda. bagaimana yang satu kau kayuh dengan kedua kakimu dan yang satu lagi hanya mengandalkan kekuatan tangan mu untuk mengontrol gasnya. 
rasa penasaran terhadap sepeda sewaktu kecilku dulu datang lagi. aku mahasiswi semester 6 tidak mampu mengendarai kendaraan bermotor roda dua itu. dan bukan anaslah namanya jika tidak merasa tertantang.

seorang wanita kini sebenarnya sudah dianggap wajar saja mampu mengendari kendaraan sekarang. emansipasi gitu loh... tapi tetap saja pergunjingan atas hal itu tetap ada. niat buat belajar ditentang oleh orang tua. bilangnya takut inilah, itulah. teman-teman juga merasa hal itu kurang perlu. lagi-lagi aku belajar sendiri. mencari orang-orang yang mendukung. mencari motor yang bisa dipinjam.  dan tentunya mencari yang mau ngajarin.

keliling kampus sudah kulewati. aku mampu ternyata. tapi cepat atau lambat ya aku harus ke jalan besar. ditengah banyaknya yang meragukan kemampuanku, seorang teman justru mempercayakan motornya untuk kubawa. dengan dia diboncengan, aku melaju bermodalkan nekat. ada kata-katanya yang menarik dan membuatku kembali percaya diri. "kalau enggak sekarang, kapan lagi ? toh kalau kamu jatuh, kamu tidak jatuh sendirian. kan aku juga ikutan jatuh. jadi buat apa takut"
dan aku berhasil melewatinya !!! menghindar dari mobil-mobil yang padat dijalan kota medan. rasanya itu menyenangkan ketika ada seseorang yang percaya padamu.
rasanya seperti... ummmm... MENYENANGKAN..!!

****
bukan bagaimana mampu mengendarai motor yang membuatku bahagia, tapi perasaan dimana ternyata aku mampu mengalahkan ketakutanku sendiri. itulah,manusia selalu kalah pada bayangannya sendiri. takut pada hal yang belum terjadi dan pada akhirnya enggak pernah mau mencoba. aku juga selalu seperti itu. terlalu banyak yang dipertimbangkan hingga pada akhirnya satu langkahpun tak tercipta. manusia punya sifat dasar yang memang alamiah, yaitu takut untuk merasa sakit. takut merasa sakit sendirian, padahal kita gak pernah sadar bahwa orang-orang besar juga melalui kesakitan itu juga dulunya sebelum menjadi besar seperti sekarang.
bagaimana aku bisa bangkit jika aku tidak pernah merasakan jatuh?
bagaimana aku bisa berlari jika aku selalu takut untuk melangkah?


 setidaknya pada saat aku terjatuh, aku tidak jatuh sendirian. kan banyak orang yang mungkin jatuh bersamaku. ataupun jika mereka tidak jatuh, tangan mereka justru yang mengangkatku tuk berdiri. 
mungkin awalnya tangan mu akan terluka, dilain waktu mungkin kakimu yang tergores. mungkin juga, kau akan merasa takut untuk beberapa lama, tapi tidak untuk selamanya. luka-luka itu pasti akan menghilang, dengan sendirinya. tapi rasa takut itu, hanya kita yang mampu mengendalikan. lantas apa kita rela tangan dan kaki telah penuh luka namun kita tetap tidak mendapatkan sesuatu yang menyenangkan.? bukankah itu imbalan yang kurang adil? 
bukan bagaimana kita berhasil mengayuh hidup kita dengan kencang. tapi bagaimana proses yang kita lalui sehingga kita mampu tetap mengayuh dengan kencang~setidaknya, yang kutahu kita sekarang sedang sama-sama belajar tuk mengayuh. kan ada orang yang berhenti belajar dan kemudian menyimpan sepedanya digudang karena lelah merasa jatuh. tapi kan tetap ada orang yang rela terus mengayuh meski terus jatuh dan kelak orang-orang inilah yang kan merasakan terpaan angin yang menyenangkan itu.

kamu pilih yang mana ????


Jumat, 04 Mei 2012

sebuah Rindu tak beralamat

bagaimana rindu mampu membuatmu menang, karena memiliki bagian terdalam dari sebuah hati

kangen yang seperti ini nih yang menyebalkan. kangen pada seseorang yang ntah siapa..
kangen yang seperti ini benar-benar menguras hati dan pikiran.

lantas bagaimana bisa kamu kangen pada orang yang kamu tak ketahui siapa ?

ya aku cuma merasa kangen saja. merasa rindu pada seseorang diluar sana hari ini.
rindu untuk di dengar lalu diperhatikan tapi oleh ntah siapa.
ada gak sih rindu yang seperti ini???
rindu yang alamatnya tak tahu harus tertuju pada siapa.
rindu yang sang pemilik rindunya saja bingung bagaimana dia harus mendeskripsikan rindunya sendiri.

ahhhhh.... yang ku tahu, aku hanya rindu pada mu hari ini. 
siapapun kamu yang membuatku seperti ini, bertanggung jawablah dengan hadir dan mengobati rindu ini.
apa setega ini kamu ??
meninggalkan setitik rindu yang tak beralamat, kemudian pergi menghilang.
tidakkah kamu tak ingin menampakan muka sesaat, hanya untuk menghilangkan kepenasaranku pada paket rindu yang menyergapku hari ini ?
lantas tujuanmu apa ?
hanya ingin melihatku gelisah seorang diri, lalu kau tersenyum puas dibalik awan ?
itu jahat namanya...
kau terlalu lama membiarkanku penasaran akan asa yang kau kirimkan padaku. 
tidakkah kau takut, aku kemudian lelah berharap kemudian berhenti tuk penasaran akan sosok mu lagi ?
jika itu terjadi, kelak kau tak akan melihat raut wajah ini yang penuh harap lagi. 
dan kelak, kau mungkin tak bisa menertawakanku yang kian gelisah krn mu di balik sana.
dan kelak, ketika kau memutuskan tuk menuliskan rindu yang beralamat, aku tak akan ada disitu untuk membuka paket rindumu lagi...

yaaa, pasti kau kini tertawa.
menertawakan kerinduan ini, hingga terpingkal bahkan geli pada bagian perutmu.
teruslah menertawakan rindu ini. kelak aku tak bisa janji lagi akan merindumu seperti ini.

ahh, hari ini aku hanya merindukanmu. meskipun aku tahu kau sekarang sedang menertawakan kegelisahaan ini. tapi tetap saja rindu ini menyergap. rindu yang tertuju pada kamu yang entah siapa, yang dengan beraninya membuatku merindukan sosokmu yang blum pernah ada.
 dan kau menang, aku memang merindukanmu, 
siapapun kamu, apapun yang kamu lakukan, dan dimanapun kamu,
aku memang merindukanmu



Senin, 30 April 2012

sincerity of love

yang dibutuhkan cinta hanya sebuah hati. selebihnya tinggal ketulusan yang bermain

 cinta itu bukan sekedar sebuah keinginan tuk harus memiliki.

 dia bahkan mampu lebih dari sebuah ikatan.

cinta akan terlihat lebih sempurna hanya jika kita sanggup untuk bersikap ikhlas. 

bukan memaksa ataupun terpaksa. 

karena dalam cinta yang bermain adalah hati bukan logika ataupun pikiran.

dan cinta itu berbicara tentang keikhlasan. 

bukan menghitung pengorbanan dan kemudian mengharapkan balasan.

tapi bagaimana ikhlas untuk menciptakan kebahagiaan 

Selasa, 24 April 2012

make your own happiness with people happiness

it's good to make people happy, but it's better to help people make themselves happy.design strengter- loren baxter


pernah ada yang bertanya pada ku 
"apa tujuanmu hidup?".
~aku ingin sukses
"standar kesuksesan menurutmu ?"
~mampu ngebahagiakan orang tua.
"...."

itu jawaban yang entah mengapa mengalir tanpa kupikirkan dahulu. orang itu hanya tersenyum padaku dan kemudian mengganti topik pembicaraannya. tapi entah mengapa, pertanyaan orang itu hingga detik ini melekat. aku seakan merasa blum mampu menjawab pertanyaan itu. aku merasa ada jawabanku yang salah. apa itu? aku tidak tahu. senyum itu menyiratkan sesuatu yang aku belum pahami. pasti ada jawaban lain. jawaban yang lebih baik dari jawabanku.

Belakangan ini, aku kemudian diingatkan kembali dengan pertanyaan itu. dan kali ini aku mencoba merenungi inti dari pertanyaan itu. 
hidup terlalu mudah jika hanya untuk memperoleh kesuksesan. tak pernah ada yang mampu menetapkan standarnya. hal itu mudah bukan ?? kita hanya menetapkan standar kita sendiri dari sebuah kesuksesan lalu berusaha menggapainya. lalu dimana letak nikmatnya hidup jika dilalui dengan begitu gampangnya ?.

aku menemukan jawaban yang mungkin jauh lebih baik. tujuanku hanya ingin bahagia. dalam hal apapun. aku ingin merasakan kebahagiaan. tapi tidakkah aku terlalu egois karena ingin bahagia seorang diri ? bagaimana dengan orang-orang yang tidak mampu bahagia ? tidakkah aku berarti bahagia diatas penderitaan orang lain ??
tidakkk, aku jelas tidak ingin egois. sudah cukup aku yang terlalu mementingkan hidupku sendiri. aku ingin sekali saja memiliki sesuatu hal yang tidak egois. yang dapat kubagi dengan orang lain. aku ingin tujuan hidupku tidak saja hanya menyenangkan ku.
ya ! itu dia...
hidup ini memang semestinya digunakan tuk saling membahagiakan. yang tak semestinya terjadi adalah terlalu sibuk ngebahagiain diri sendiri. kita lahir tak hanya untuk mencari kebahagiaan. tetapi juga membantu orang lain tuk merasa bahagia. bukankah itu tujuan hidup yang paling sempurna ? 
bukan bagaimana berusaha membahagiakan diri sendiri tapi bagaimana berusaha untuk bahagia dengan membahagiakan orang lain. membantunya menemukan kebahagiaannya sendiri lalu memintanya untuk membantu orang lain juga untuk menemukan kebahagiaan lain. bukankah itu akan menjadi rantai besar yang kelak dunia kan dipenuhi oleh orang orang yang bahagia secara penuh.

aku rasa sudah cukuplah manusia menjadi makhluk yang paling egois. yang slalu ingin dibahagiakan tanpa pernah mau membahagiakan. yang selalu merasa ingin di sanjung tanpa pernah mau mengakui kehebatan orang lain. 
bahagia untuk diri sendiri, siapapun mampu mencapainya. tp bahagia karena mampu membahagiakan orang lain, itu baru kesuksesan.-anas
hahaha~
aku suka kata-kata itu. #terkesanbijak tapi memang begitulah keadaannya. setiap orang pasti mampu untuk bahagia. tapi tidak semua orang mampu bahagia karena telah membahagiakan orang lain. bukankah itu kesuksesan yang sebenarnya ? mampu mencapai satu titik dimana hanya segelintir orang yang mampu melakukannya. menjadi berbeda dari kebanyakan orang tapi tetap peduli pada banyak orang. yang tidak hanya berusaha membahagiakan orang orang yang kita sayangi tapi berusaha membahagiakan orang-orang yang tak pernah terpikirkan oleh kita.

membahagiakan orang tua itu sebuah kewajiban. semua orang tanpa terkecuali wajib melakukan.
tapi jika hanya itu yang kita bisa lakukan , apa bedanya kita dengan orang lain ? para penjahat juga akan melakukan hal yang sama bukan ? lalu mengapa kita yang bukan penjahat tidak mampu melakukan hal yang lebih dari sekedar membahagiakan orang yang kita sayang .
find your own happiness while helping people find their happiness.
ketika kau melakukannya, hidup akan memudahkanmu menjadi bahagia. 

hidup terlalu singkat bila hanya menjadi orang yang egois. find your own happiness, and make people happy with your happyness.
semoga bahagia ... :)

Senin, 16 April 2012

lovesick

 aku jatuh hati padamu tidak dikala bahagia. bahkan kala jiwa ini menderita, aku slalu tahu bahwa aku memang mencintaimu.~anas

kemarin aku sakit. bukan sakit hati, sakit gak jelas atau sakit yang tidak nyata. aku beneran sakit. bagaimana tidak sakit, aku terlalu rela didatangi hujan selama 4 hari berturut-turut.~kau bukan wonderwoman nass.....
awalnya sih cuma meriang-meriang gak jelas. cuma, bukan anaslah kalo gak cuek ma diri sendiri. sibuk ma orang lain, heboh sana-sini. lalu, ketika sakit jadi sibuk sendiri....

ya mau gimana lagi, terkadang yang namanya tanggung jawab harus segera diselesaikan. mana mau orang mengerti tentang apa dibalik itu semua. yang penting kerjaan beres.----> sok sibuk !! hahahaha tapi ya begitulah kira-kira.

awalnya masih bisa ditahan, masih bisa dikontrol. tapi yang namanya Tubuh ternyata bisa berontak juga. dan mau gak mau ya memang harus istirahat.~aku menyerah tubuhku...!!
semalam tubuh makin kian meninggi suhunya, diperkacau oleh aku harus nunggu 1 jam diluar rumah ditengah kegelapan malam seorang diri. kunci rumah tinggal, salah ku sih. tapi aku demam ?? itu bukan salahku.
duduk sendiri, menahan kesakitan, berusaha nelpon orang rumah. tapi tiba-tiba yang terpikir orang itu. (efek sakit itu menyebalkan, dapat menyebabkan kegalauan tingkat akhir.)

dulu sewaktu kecil aku juga pernah terjebak dalam kondisi yang sama. terjebak, gak bisa masuk rumah. duduk didepan rumah, berharap si mamake cepat pulang. duduk di depan pagar, sambil memetiki bunga yang ditanam oleh bapak~melepas kebosanan. dan orang itu tiba-tiba melintas. dia duduk di dalam angkutan umum. cengengesan menertawakan aku. angkutan itu sempat berhenti lama didepan rumahku. dan begitu aku melihatnya tersenyum, aku malu!!! perasaan itu sungguh konyol, bagaimana bisa aku malu pada orang itu hanya karena dia melihat ku begitu bodoh terkunci. tiba-tiba, kejadian beberapa tahun lalu itu terlintas jelas. seakan baru kemaren saja terjadi. masih teringat senyumnya, tawanya, dan muka bodohku. semua terlihat begitu jelas. dan entah mengapa aku benar-benar rindu saat itu. (menuliskannya sambil cengegesan-membayangkan)

yap, sewaktu aku menahan kepala yang sakitnya minta ampun, hal bahagia itu yang tetiba melintas. berharap kejadian itu terulang, kau melintas didepan rumah ku lagi kemudian tersenyum bodoh.~ahh.. seandainya!!!
ternyata ditengah-tengah kesakitanku, ternyata Tuhan tetap tahu bagaimana bikin aku tersenyum. :D. cukup menutup mata, dan membayangkanmu. cukup dengan itu...



bagaimana tidak aku merasa sulit untuk melupakanmu, bahkan kau slalu ada ditiap ku tutup mata ini.~



Jumat, 06 April 2012

fight till the end..

hari ini, jumat agung.
ntah mengapa tiap hari ini tiba, slalu ngerasa ingin nonton film "the passion of christ" padahal sudah ribuan kali diputar. dan ribuan kali pula mata ini harus bengkak selesai menontonnya.
aku seorang kristiani. dari lahir sudah tercetak begitu. dulu sih masih beranggapan kalau aku seorang kristen karena orang tuaku ya kristen. waktu kecil, aku pernah berkhayal jika ternyata aku bukan terlahir dikeluarga kristen. aku sampai menangis membayangkannya. bukan karena aku terlalu taat atau jawaban rohani lainnya. alasannya simpel, aku takut aku gak akan pernah ngerayakan natal. memakai baju baru. pasang bintang di pucuk pohon natal. dapat banyak hadiah dll. aku juga takut aku tidak merayakan paskah dengan gembira. mengadakan change kado, cari telur paskah dan semua hal yang sampai sekarang semua perayaan itu sangat ku sukai.
itu dulu waktu kecil ~ dulu sekali.

sekarang aku udah tumbuh. mampu memilih mana yang aku yakini benar. dan aku tetap merasa yakin dengan kekristenanku. mengapa tidak ? Tak pernah ada yang bisa menjamin aku akan selamat nantinya. tapi ada satu orang yang dengan berani menjaminku. YESUS... alasannya, ya karena cuma Dia yang mampu. selebihnya tidakk.

bagaimana Dia yang terlahir untuk umat manusia. bukan untuk memamerkan kebesaran kekuasaanNya melainkan untuk tugas mulia. Menggantikan posisi kita yang berdosa ini. ~you're big God...
bulir darahNya-menyelamatkan
kalau dipikir-pikir, kita dan segala keinginan kita yang sangat menyebalkan yang slalu mementingkan keinginan pribadi~jelas~ wajar untuk mendapat hukuman mau dari Tuhan.
kita yang selalu datang dan pergi di hadapan Tuhan sesuka hati. slalu berdoa hanya jika butuh sesuatu. kemudian melupakanNya ketika sedang senang, adalah orang-orang yang SANGAT pantas buat semua hukuman itu.
kita ditebus bukannya dengan barang-barang yang murahan. kita juga dibayar lunas bukan dengan emas~seperti kita sedang nebus barang di pegadaian. Dia menebus kita semua dengan darah.

sebuah nyawa harus melayang demi menggantikan dan menebus kita semua umat yang berdosa. tapiiiiii kita knapa hanya insyaf pas hari minggu doang ya ??? knp cuma rame2 kegereja pas mau perjamuan kudus aja ??
aku juga kerap seperti itu. berdoa siang-malam buat dapetin keinginanku, kemudian jangankan untuk berdoa lagi, untuk bersyukur aja susahhh.
aku selalu mengeluh. cuaca panas lah, hari hujan lah, tugas kuliah yang banyak lah, dan bla..bla..bla.. yang mungkin kalau di data satu harian pasti lebih banyak ngeluhnya dari pada bersyukurnya. tapi Dia tetap memberikan berkatNya meski kita gak pernah bersyukur.

Dia tetap membuat matahari terbit dari timur dan tenggelam dibarat. dia juga gak berhenti mengisi bumi dengan oksigen yang sangat cukup buat kita semua penduduk dunia.~Allah yang hebat bukan? mencintai tanpa syarat.

 

look the sky..!! amaizing right ??
itu semua ada dalam genggaman tuhan. sekali sentil saja, mungkin aku udah gak bisa nulis full bacot lagi sekarang.
terkadang aku bingung dengan rangkaian-rangkaian rancangan yang dirancang buat ku. kadang bahkan aku gak mengerti sama sekali apa maunya Tuhan. dan yang paling sering kulakukan ya,membuat rancangan ku sendiri.~bandellll
dan pada akhirnya aku selalu sadar, rancangan Tuhanlah yang pasti menang. dan aku kemudian akan berkata "tuhan, aku nyerah. lakukan apapun yang terbaik buatku. aku pasrah"



dan bagaimana tidak aku harus pasrah, dia yang punya kehidupan ku. dia yang menciptakanku. dia juga yang mati buatku. segalagalagalagalanya udah dia lakukan atas hidupku. dan tak pernah ada satu hal yang buruk terjadi. lantas buat apa aku protes??




setelah semua hal yang Dia lakukan, Dia bahkan gak pernah meminta apapun kepada kita. Dia gak meminta bayaran. dia bahkan memberikan kemudahan kepada kita buat bertemu denganNya. jarak kita sangat dekat denganNya. hanya sejauh doa. tapi itu pun kita kerap melupakanNya.
~jahat kali aku bah :(
tapi dia tetap setia. dia tetap berada di samping kita. menunggu kita untuk menoleh padanya. dia cuma minta satu hal. Dia hanya minta kita tuk percaya . Dia hanya ingin melihat kita tetap setia padaNya walau nanti Dunia akan menyangkalnya. Dia hanya ingin kita mau bersabar sedikit saja, untuk tetap percaya padaNya. karena jelassss, Dia Allah yang tak pernah ingkar janji bukan...

happy easter day ..
semoga kita tetap setia pada endingnya ya...
surga kan sepi jika tanpa kita. ~berjuang hingga akhir !!! hwaitingg !!!!!

Senin, 02 April 2012

find your blanket !!

menemukanmu-membawamu pulang-kemudian kita kan mengawali hari bersama, kelak
 
hujan pada akhirnya akan membawa pada ketenangan. meneduhkan dari panasnya alam, dan mendamaikan dari kegundahan hati~anas
 
barusan update status mengenai hujan. "aku suka hujan seperti aku suka dia" tulisku di account itu. lalu seorang teman bertanya "masih ??.....blablabla.. hujan itukan identik dengan malam, malam itu dingin, dan aku benci dingin.." 
hmm.. kalau aku bisa menganalogikannya, hujan itu adalah sumber kehidupan, sumber berkat, sumber ketenangan. bagaimana tidak ? makhluk mana yang tidak mebutuhkan air ? hujan juga bisa menghasilkan senyawa alam yang jika menyentuh bumi akan menghasilkan bau yang khas yang sangat menenangkan. hujan itu menyenangkan. 
dan malam, malam itu adalah sebuah akhir dari sebuah hari. dimana kita akan kembali kerumah. pulang ketempat dimana akan selalu ada orang yang selalu menunggu kita~di rumah. pada malam hari kita berkumpul, melepas segala kepenatan disiang hari. malam akan selalu terasa lebih dingin dibandingkan siang. bagaimana tidak?? Tuhan tau semuanya harus pada tempat dan porsi yang pas. dia tidak ingin kita mengakhiri hari dalam kondisi yang tidak menyenangkan. yang kita perlukan untuk melengkapi malam yang sudah sempurna hanyalah sebuah selimut.
 sebuah selimut yang hangat, yang cukup tebal untuk menghangatkan, namun mampu tetap menyejukkan kala alam tidak bersahabat dengan kita.
sebuah selimut yang tetap menunggu kita pulang pada malam hari. menunggu rapi diatas tempat tidur. menunggu untuk digunakan. dia siap untuk menyelimuti hati yang kedinginan. memberikan kehangatan yang cukup nyaman untuk mengiringi tidur kita.

kita selalu membutuhkan selimut, kadang untuk menutupi wajah kala takut melanda saat petir menyapa malam.
mendekap erat selimut, menghilangkan segala ketakutan yang ada. dia memberikan kenyamana yang ekstra.
terkadang, kita menangis pula dibalik selimut. dia menutupi air mata kita. menghapusnya secara tidak langsung. hingga akhirnya dia rela membiarkan dirinya tetep basah saat kita akhirnya telah pulas tertidur karena kelelahan menangis.

dan selimut sama dengan seseorang yang kan nantinya jadi orang terakhir dalam malam kita. menjaga dalam kehangatan, dan memberikan sebuah kenyamanan dari setiap kegusaran yang diberikan hidup.
orang terakhir yang kan melihat kita terpejam, dan kan slalu jadi orang yang pertama melihat kita terbangun.
seperti selimut, diakan rela pundaknya dibasahi oleh tangis kita, namun dengan sigap kan menghapus air mata dari pipi kita.
seperti selimut yang kan tetap setia menunggu kita pulang, dia juga begitu.
menunggu kita untuk dihangatkannya dalam pelukannya.